Ganti Pikiran Salah Dengan Pikiran Tuhan

Posted: 27 May 2010 in Spiritual Life
Tags: ,
detail_img

Ketika setan datang ke dalam pikiranmu dengan pemikiran-pemikiran yang salah, Anda jangan sampai kalah. Anda perlu mengenakan perlengkapan senjata Allah untuk mengalahkan si jahat. (Efesus 6:14-17)

Tindakan 1 : Tolak perasaan bersalah dari pemikiran yang datang

Bayangkan ketika Anda terbangun pukul 3 pagi karena seseorang yang mengetuk pintu rumah Anda. Pastinya, sebelum Anda membuka pintu, Anda melihat dari jendela atau lubang intip yang ada di pintu, siapakah yang datang. Jika tetangga Anda, teman, atau keluarga Anda mungkin mau membuka pintu rumah Anda. Namun, jika orang yang memakai topeng yang mengetuk pintu Anda, maukah Anda membiarkan mereka masuk?

Jika Anda yakin orang tersebut berniat jahat, apakah Anda merasa bersalah karena keinginannya untuk menyakiti Anda? Apakah Anda menanyakan kepada diri Anda sendiri, “Apa yang salah dariku sehingga ada orang yang ingin menyakitiku?”. Tidak, Anda pasti langsung menelepon polisi.

Kita tidak selalu bertanggung jawab atas pemikiran jelek yang menggedor pintu pikiran kita kecuali kita membiarkannya menggedor lewat tayangan tertentu di TV, membaca hal-hal yang aneh, atau situs internet yang tidak baik. Jika Anda berdiri di tanah yang kering, Anda tetap akan bertempur melawan pemikiran yang salah tersebut.

Bagaimana saya bisa mengetahuinya? Ingat kejadian yang dialami Yesus setelah Dia dibaptis. Selama 40 hari Yesus benar-benar diisolasi. Tanpa orang lain, tanpa koran, tanpa email. Namun, walau begitu Yesus masih saja dicobai dengan pemikiran akan rasa tidak puas, keserakahan, dan kesombongan sebagai Anak Allah oleh iblis yang menggedor pintu hatinya.

“Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”

“Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.”

“Jika Engkau Anak Allah jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk melindungi Engkau dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”

Ada kemungkinan setan berbicara kepada Yesus melalui jalan yang sama yang sering dikomunikasikannya dengan kita, yaitu melalui pikiran. Apakah itu membuat Yesus orang berdosa? Tentu tidak! Dia tetap Anak Domba Allah yang tidak berdosa.

Tindakan 2 : Tolak pemikiran salah yang berkepanjangan

Pemikiran yang berkepanjangan dapat menjadi obsesi dalam hidup kita bila tidak segera dipotong.  Semakin kita memikirkan hal tersebut, maka kita ada dalam masalah besar. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita menghindari pemikiran-pemikiran yang jelek itu?

Tindakan 3 : Kenali dan gantikan pikiran yang jahat dengan pikiran Tuhan

“Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.” (2 Korintus 10:5)

Kita mungkin bisa dengan mudahnya mengelompokkan pikiran-pikiran mana yang salah dan mencoba untuk memusnahkannya. Kenyataannya, semakin Anda berusaha menolak pikiran tersebut, semakin Anda terobsesi akan hal itu. Hanya ada satu hal yang harus Anda lakukan, ketika setan mencobai Yesus, Yesus langsung merespon dari Perjanjian Lama. “Manusia hidup bukan dari roti saja.” (Lukas 4:4).

Tuhan Yesus menjawab, “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Lukas 4:8)

“Ada firman : Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu.” (Lukas 4:12)

Yesus mengerti bahwa cara terbaik untuk menghancurkan pikiran yang salah yaitu menggantikannya dengan pemikiran yang lebih hebat lagi. Lawan kegelapan dengan terang Tuhan!

Comments are closed.