See And Bond

Posted: 23 June 2010 in Relationship
Tags: , ,
main_img

Jika Anda pernah menyaksikan film Avatar yang menjadi box office tahun 2009 lalu, maka Anda pasti tak akan lupa dengan pasangan Netiri, seorang wanita bangsa Na’vi dan Jake Sully, manusia yang mengendalikan avatar dan akhirnya menjadi bagian dari komunitas Na’vi.

Ada satu ungkapan yang cukup terkenal dalam film ini, yaitu Oel ngati kame, yang berarti I See You. Kalimat ini memang berupa kalimat sapaan, tapi sebenarnya artinya bukan sekedar melihat atau memandang lawan bicara Anda.

I see you dalam bahasa Na’vi memiliki arti yang lebih dalam dari itu, yaitu melihat ke dalam diri seseorang, melihat sampai kepada kedalaman jiwanya. Itu sebabnya kalimat ini tidak diucapkan kepada seseorang yang baru saja berkenalan atau bertemu, tapi diungkapkan di antara pasangan kekasih maupun seseorang yang sudah sampai pada tahap pemahaman yang dalam di dalam hidup orang lain.

Sebagaimana I see you yang digambarkan dalam film ini, sepasang suami istri seharusnya memiliki pemahaman yang lebih dalam ketika ia melihat pasangannya. Bukan hanya sekedar memandang, melihat perawakannya, tapi lebih dari itu. Sepasang suami istri harus mampu melihat sampai kedalaman jiwa pasangannya. Memahami apa yang menjadi kebutuhannya, apa yang diinginkannya, apa yang menjadi kerinduan hatinya tanpa harus mengungkapkan semua hal itu dalam kata-kata.

Kemampuan untuk melihat kedalaman hati pasangan Anda dibangun dalam keintiman sejalan dengan waktu. Kedekatan secara fisik tidak menjamin bertumbuhnya pemahaman di antara pasangan suami istri. Karena banyak juga orang yang sudah menikah selama bertahun-tahun tapi belum bisa memahami pasangannya.

Cintailah pasangan Anda dengan segenap hati. Pandanglah pasangan Anda dengan penuh cinta, pandangan yang mampu menembus kedalaman hatinya. Belajarlah untuk memandang pasangan Anda sampai ia tahu bahwa Anda mengasihinya tanpa perlu mengatakannya.

Di dalam film Avatar ada pula istilah tsaheylu (ikatan), yang menggambarkan ikatan yang begitu kuat antara bangsa na’vi dengan segala makhluk hidup yang ada di habitat mereka. Melalui tsaheylu inilah seorang na’vi mampu mengendalikan makhluk hidup yang menjadi sahabat mereka. Bayangkan, melalui tsaheylu kedua makhluk yang berbeda jenis ini bisa saling memahami apa yang diinginkan satu sama lain.

Pria dan wanita adalah dua makhluk yang berbeda. Banyak yang membandingkan pria dan wanita bagaikan bumi dan langit, Mars dan Venus, dan banyak istilah lain yang menggambarkan betapa berbedanya pria dan wanita itu sebenarnya. Tapi wanita dan pria pada akhirnya disatukan melalui pernikahan.

Bayangkan jika di antara pasangan suami istri terdapat tsaheylu yang sangat kuat. Detak jantung mereka seirama, pikiran mereka sejalan, dan bersama mereka dapat melakukan banyak hal yang luar biasa secara bersama-sama. Inilah yang disebut dengan sepakat.

Tuhan menghargai kesepakatan. Dalam kesepakatan, apapun bisa terjadi. Dalam Matius 18:19-20 dikatakan:

Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Avatar hanyalah film fiksi yang banyak menampilkan gambar animasi. Namun apa yang disajikan dalam ceritanya bisa dijadikan pembelajaran yang berharga. Nilai-nilai hidup tinggi yang sarat dengan penghargaan dan cinta kasih.

Source : Jawaban.Com / LEP

Comments are closed.