Archive for the ‘Christian News’ Category

detail_img

Pendeta Rick Warren dan istrinya, Kay, bersama dengan puluhan pasangan lain memperbaharui janji pernikahan mereka di hadapan jemaat gereja Saddleback pada hari minggu (27/6) lalu.

“Kita hidup di dunia yang rusak dan karena tidak satupun dari kita yang sempurna, tidak ada juga pernikahan yang sempurna,” kata Warren. “Setiap pernikahan rusak. Anda tidak dapat mengambil dua orang yang tidak sempurna dan membuat sebuah pernikahan yang sempurna.”

Warren baru saja merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke-35. Pernikahan-Nya dengan istrinya, Kay, tidak selalu berjalan mulus. Buku biografi Prophet of Purpose: The Life of Rick Warren yang ditulis oleh Jeffery L. Sheler, mengungkapkan bahwa pasangan ini kerap kali mengalami kesalahpahaman dan masalah perkawinan lainnya pada awal pernikahan mereka bahkan harus diselesaikan melalui lembaga konseling gereja.

“Setiap pernikahan pasti melewati perairan kasar,” kata Warren. Siapa pun yang mengatakan mereka memiliki pernikahan yang sempurna, tambahnya, adalah bohong. “Sangat penting bagi Anda untuk secara berkala memperbaharui komitmen Anda dan ingat janji Anda yang pernah Anda lakukan bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun yang lalu.”

Tidak seperti kebaktian pada hari minggu sebelumnya, hari itu gereja Saddleback didekorasi layaknya tempat acara berlangsungnya sebuah pernikahan. Warren yang berada di atas panggung mimbar sempat membacakan sebuah ikrar pernikahan selama kurang lebih delapan menit. Dalam ikrarnya itu, ia menyatakan berterima kasih kepada Kay karena mempercayai dirinya setiap kali ia mengambil risiko dan berjanji untuk bersama-sama dengannya selama sisa hidup mereka.

Membalas apa yang disampaikan sang suami, Kay juga mengucapkan sepatah dua patah kata.  Ia mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan dan cinta yang ditunjukkan oleh suaminya tersebut terutama saat ia sedang dirawat karena kanker payudara dan ia berjanji akan selalu setia kepadanya.

Sebelum acara ikrar pernikahan dimulai, Warren mengatakan di depan jemaatnya bahwa menjaga perkawinan yang sehat dan kuat terutama dalam masyarakat saat ini adalah sebuah hal sangat sulit.

“Secara harfiah, pernikahan dapat langgeng terjadi karena mereka berdua mengusahakannya. Tidak ada campur tangan masyarakat di dalamnya,” katanya. “Jika Anda berdua terus bersama itu karena Anda berdua menginginkannya.”

Menguraikan makna pernikahan, pendeta terkenal tersebut menjelaskan pernikahan seperti “laboratorium untuk belajar mencintai.”

“Tuhan menempatkan Anda di bumi untuk belajar dua hal: untuk mengenal dan mengasihi-Nya dan untuk mengenal dan mencintai orang lain,” katanya. “Jika Anda tidak tahu bagaimana mengasihi, Anda telah kehilangan tujuan utama hidup.”

Warren mengatakan bahwa yang membedakan apakah yang timbul di hati kita ketika melihat lawan jenis adalah cinta atau hanyalah sekedar ketertarikan adalah kerendahan hati. Jika seseorang benar-benar mencintai, maka ia akan dengan sangat rela mengorbankan segala sesuatunya demi keuntungan pasangannya.

“Itu tidak datang secara alami,” kata Warren. “Cinta adalah sebuah pilihan. Cinta adalah komitmen. Cinta bukanlah perasaan. Anda mencintai karena Anda memilih untuk mencintai dan jika Anda berhenti mencintai itu karena Anda memilih untuk berhenti mencintai.”

Mengutip suatu bagian Perjanjian Baru yang ia percaya adalah yang paling sering disalahgunakan dan disalahpahami dalam Alkitab, Warren mengatakan pernikahan bukanlah tentang dominasi atau kesetaraan.

Efesus 5 memanggil para suami untuk memberikan hidup mereka untuk istri mereka, bukan mendominasi mereka, jelasnya.

“Saya harus mengorbankan yang menurut saya paling berharga dalam hidup saya. Pemimpin memimpin dengan contoh, bukan dengan dominasi,” katanya. Tuhan Yesus, tambahnya, juga melakukan hal yang sama kepada gereja, yakni ketika Dia harus pergi ke kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita agar kita dapat berhubungan erat kembali dengan Allah Bapa.

“Pernikahan bukan tentang bersaing satu sama lain, ini tentang saling melengkapi.”

Warren dan Kay memimpin puluhan pasangan lain dalam upacara “menikah kembali” pada akhir pekan lalu. Ia mengatakan gereja Saddleback sangatlah mendukung pernikahan dan ini dapat dibaca di salah satu tujuan gereja, yakni untuk menguatkan pernikahan.

Menurut Warren, gereja bisa menjadi kuat jika keluarga-keluarga kuat.

“Saya ragu ada gereja lain yang berinvestasi lebih banyak waktu, energi, dan uang dalam mendukung pernikahan dan keluarga. Kami menawarkan ratusan kelompok kecil khusus, program-program, seri audio dan buku, konseling pra-perkawinan, dan puluhan ribu jam pembinaan perkawinan setiap tahun. ”

Dengan disaksikan ribuan jemaat secara langsung dan ribuan orang lainnya yang melihat ibadah minggu hari itu secara online, Warren menegaskan bahwa, “Tujuan pertama Tuhan untuk hidup Anda bukanlah membuat Anda bahagia, melainkan untuk membuat Anda suci. Dan tujuan nomor satu pernikahan Anda bukanlah membuat Anda bahagia, melainkan untuk membuat Anda suci, untuk membuat Anda seperti Kristus. ”

“Jika Anda tetap tinggal bersama-sama dan terus mengusahakannya dan Anda menempatkan Kristus sebagai pusat pernikahan Anda dan membuat-Nya menjadi perekat yang memegang Anda bersama-sama.. Anda tidak hanya akan tumbuh lebih seperti Kristus, Anda akan mendapatkan sukacita yang tidak mungkin Anda dapatkan ketika Anda tidak memiliki Kristus di tengah-tengah pernikahan Anda.”

Source : christianpost

detail_img

Sekitar 41 persen penduduk Amerika percaya bahwa Yesus Kristus akan datang kembali pada tahun 2050, atau 40 tahun dari saat ini, sedangkan sekitar 46 persen sisanya tidak percaya atau ragu-ragu apakah Yesus akan datang kembali.

Hasil poling yang dilakukan oleh Pew Research Center For The People dan The Press/Smithsonian Magazine ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Amerika Serikat memandang masa depan dengan optimis. Selain kedatangan Yesus, dalam 40 tahun kedepan 71 % orang percaya kanker akan dapat disembuhkan, 66% percaya kaki palsu akan bekerja sebaik yang asli dan 81% percaya bahwa komputer dapat bicara seperti manusia.

Namun orang Amerika juga menyadari bahwa kedepannya mereka akan menghadapi krisis energi dan juga pemanasan bumi. Sekitar 58 % takut akan terjadinya perang dunia pada 40 tahun kemudian, dan 53 % takut akan adanya serangan dengan senjata nuklir kepada Amerika oleh teroris.

Riset ini dilakukan melalui interview telephone dan online pada 1.546 orang dewasa di bulan April.

Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya, dimana umat Tuhan akan terangkat ke sorga atau rapture dan Yesus akan menghakimi dunia ini adalah yang diimani oleh umat Kristen. Namun kapan waktu dan tempatnya, hal ini tidak pernah diungkapkan di Alkitab, mengenai kedatangan-Nya kembali Yesus pun pernah berkata, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36).  Untuk itu sebagai umat percaya diminta untuk selalu berjaga-jaga sebagaimana perumpamaan tentang lima gadis yang bijaksana.

Source : Telegraph.co.uk

detail_img

Sekitar 500.000 sampai 2 juta anak di Brasil telah dipaksa menjadi pelacur. Fakta ini menggerakkan sebuah organisasi kemanusiaan Kristiani, Operation Blessing (OB) International untuk menolong anak-anak yang beresiko menjadi pekerja seks di negara tersebut.

Bekerja sama telah bekerja dengan 10 sekolah di Brasil, OB International meluncurkan sebuah program yang dinamakan Makanudos. Program ini mengajarkan para peserta mengenai Alkitab, nilai, tujuan dan harga diri.

Selain anak-anak, OB International juga mengundang para remaja di negara tersebut untuk hadir dalam sebuah kegiatan Jumat malam. Disana, mereka yang datang bisa meminta bimbingan, konseling ataupun hanya sekedar melakukan kegiatan bersama dengan remaja lainnya.

Pada bulan April lalu, tercatat ada 290 remaja di Brasil yang menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat mereka secara pribadi oleh karena pelayanan yang dilakukan oleh OB International.

Sebagai orang-orang percaya di dunia ini, adalah peran kita untuk mengatasi masalah yang ada di sekitar kita. Mungkin kapasitas kita tidak terlalu besar, tetapi mari gunakan apa yang kita miliki untuk membawa nama Tuhan ditinggikan di bumi ini dan jiwa-jiwa datang kepada-Nya. Maukah Anda melakukannya?

Source : cbn.com

detail_img

Sejak tahun 2007, sebenarnya di Chicago sudah dibuka tiga buah klinik yang besar bagi orang yang ingin aborsi, tepatnya di Saradota, di Denver, dan di Aurora. Sekarang, dibuka cabang keempat di Houston, Texas. Klinik keempat ini merupakan klinik terbesar yang ukurannya 2x lebih besar dari ketiga klinik lainnya.

“Planned Parenthood tidak menginvestasikan uangnya untuk yang lain kecuali sebagai bisnis,” kata Romo Carlos Martins, yang melayani di Houston Catholic Charismatic Center.

Romo Carlos Martins merupakan salah satu penentang Planned Parenthood, yang mendirikan keempat klinik untuk aborsi tersebut. Di dalam pernyataan publik, Planned Parenthood mengatakan bahwa pembukaan klinik ini untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Abby Johnson yang merupakan direktur Planned Parenthood, sewaktu diwawancari CBN News mengatakan bahwa semua yang dialaminya di dalam klinik tersebut, membuatnya aktivis pendukung kehidupan (pro-life). Dia menghimbau para pro-life untuk menentang keras hal ini, dengan perkiraan permintaan aborsi akan semakin meningkat.

Abby Johnson sudah berhenti dari jabatannya tahun lalu sebagai direktur Planned Parenthood di Texas. Hal yang memilukan adalah bahkan Planned Parenthood mau melakukan aborsi dengan kandungan yang sudah berusia tua.

Data yang tercatat di Planned Parenthood, ada 3 juta pasien selama setahun yang melakukan aborsi. Keuntungan klinik ini 37% berasal dari aborsi karena mereka memberikan harga yang mahal bagi orang yang ingin aborsi.

“Begitu banyak orang yang miskin, atau para siswi yang datang ke sana,” kata Romo Martin. Planned Parenthood juga memilih lokasi berdasarkan banyaknya komunitas yang memerlukan pelayanan mereka.

“Mereka tidak pernah bicara secara terus terang mengenai aborsi, tapi itulah kaitnya. Bila ada orang yang datang kepada mereka, mereka akan berkata bahwa, ‘Jika Anda ingin mengontrol kehamilan Anda kami akan sediakan secara gratis dan jika Anda ingin kehamilan yang tidak terduga ini dihentikan, kami akan membantu Anda juga.’” Cerita Abby Johnson.

Komunitas orang percaya di Houston menentang klinik ini dari pertama kalinya, mereka akan mengadakan rally pada hari Martin Luther King yang dapat menarik perhatian pemimpin evangelist dan media nasional.

Dave Welch, direktur eksekutif untuk Houston Area Pastor Council, menginginkan ada kejelasan dari pemerintah dan saat ini dia memikirkan kebijakan yang bisa dipertimbangkan pemerintah. Para pro-life akan mengunjungi klinik tersebut dan Abby Johnson menyediakan pengacara bagi mereka jika terjadi sesuatu hal.

Lebih dari 8.000 aborsi selama setahun dilakukan di Houston dan rencana baru Planned Parenthood ini akan membuat jumlah itu meningkat drastis. Pertanyaan yang masih belum terjawab adalah apakah permintaan komunitas pro-life Houston ini akan terjawab atau tidak.

Source : cbn

Maroko dianggap sebagai salah satu negara Muslim Arab yang paling toleran. Namun baru-baru ini, Amerika Serikat dan sekutunya menyuarakan keprihatinan mereka ketika mengetahui pendeportasian puluhan misionaris Kristiani.

Maroko adalah sebuah negara yang 99 persen Muslim. Baik pemerintah maupun masyarakat setempat yang beragama islam menghormati keyakinan yang dianut kelompok masyarakat ataupun pendatang yang memiliki agama lain diluar agama mereka. Terbukti, di negara tersebut terdapat kelompok-kelompok seperti Kristen Katolik dan Ortodoks yang walaupun jumlahnya tidak banyak tetapi tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.

Akan tetapi, ada satu batasan yang akan sulit bagi para penginjil untuk menaatinya, yakni di Maroko dilarang untuk membagikan iman antara penganut satu agama dengan penganut agama yang lain.

“Selama berabad-abad, orang-orang hidup bersama dengan baik, masing-masing menghormati orang lain tapi tak ada yang mencoba untuk mengubah orang lain. Di Maroko Anda dapat melihat masjid, sinagoga dan gereja,” ujar Aziz Mekouar, Duta Besar Maroko untuk AS seperti dikutip dari CBN News.

Mekouar mengatakan negara mengeluarkan peraturan mengenai dakwah agar terjaga perdamaian di antara berbagai komunitas-komunitas agama di negaranya tersebut.

“Ini keseimbangan, dan kita harus menjaga keseimbangan itu. Ini sebabnya dakwah agama dilarang dilakukan oleh pihak manapun,” jelasnya.

Baru-baru ini, hukum itu menciptakan kehebohan ketika lebih dari 50 penginjil Kristiani dipaksa untuk meninggalkan Maroko. Beberapa diantara para penginjil adalah orang tua asuh yang telah merawat anak-anak yatim di negara itu.

Para penginjil bersikeras mereka tidak melanggar hukum proselitisasi. Para pejabat Maroko mengatakan penyelidikan yang mereka lakukan membuktikan sebaliknya.

Para penginjil juga mengeluhkan bahwa mereka dideportasi tanpa pengadilan. Mekouar bilang hal itu dilakukan untuk melindungi mereka dari kemungkinan hukuman penjara.

Para pejabat Maroko mengatakan Muslim lokal sudah mulai mengeluh tentang para penginjil yang ada di negara mereka. Penganut agama islam di negara itu melihat apa yang dilakukan 50 penginjil yang telah dideportasi dapat membangkitkan kelompok ekstrimis dari agama mereka.

Berbagai kritik dari luar negeri mengatakan Pemerintah Maroko mengalah pada tekanan dari umat Islam disana dan tidak bertidak adil kepada penganut agama lain.

Lagi-lagi hal ini dibantah pejabat pemerintah Maroko yang menyatakan hukum dakwah berlaku untuk semua kelompok agama. Beberapa tahun terakhir, mereka telah mendeportasi kelompok ekstremis Muslim Wahhabi yang dianggap dapat merusak kedamaian di masyarakat Maroko.

Negara ini juga memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada tahun 2009. Hal ini dilakukan sebagian karena upaya Iran untuk menyebarkan Syiah Islam di dalam Maroko.

“Kami menyambut orang-orang Kristen di Maroko dan kami sangat, sangat senang memilikinya,” kata Mekouar. “Tapi hukum harus dihormati dan tak seorang pun dapat diperbolehkan untuk mengganggu keseimbangan dan menyentuh struktur masyarakat Maroko.”

Untuk berwisata ke Maroko setiap tahun, orang Eropa dan Amerika sangatlah diterima. Tapi untuk penginjil Kristiani, sepertinya sulit. Bila ini terus terjadi maka akan sangat berat bagi orang-orang Maroko untuk mendengar injil keselamatan.

Seorang pemimpin Muslim di Inggris membela umat Kristiani yang menghadapi serangkaian penganiayaan di negara tersebut.

Setelah serangkaian kasus penganiayaan yang diterima para pengikut Kristus di tempat kerja, Taj Hargey menulis dalam surat kabar nasional bahwa masyarakat Inggris harus ditargetkan beriman.

“Di Inggris, agama memiliki musuh terutama Kristiani karena Kristiani adalah agama utama di negara ini,” katanya.

Hargey juga menyoroti kasus Perawat Shirley Chaplin, yang bekerja di Rumah Sakit Royal Devon dan Exeter beberapa waktu lalu. Iia mengaku menolak peniadaan crucifix di tempat kerja dan diskriminasi yang dilakukan pengelola rumah sakit.

Ia mengatakan kasus Chaplin tersebut menunjukkan politik “Menyibukkan Tubuh” yang ditutupi alasan kesehatan dan keselamatan.

“Saya tidak [berpikir] alasan yang mereka berikan adalah benar-benar masalah kesehatan dan keselamatan,” ujarnya. “Masalah ini adalah menyangkal hak orang untuk memiliki simbol-simbol agama mereka.”

Rumah sakit berpendapat keberatan menggunakan crucifix yang telah dipakai Chaplin selama 30 tahun, didasarkan pada masalah kesehatan dan keselamatan pasien, bukan agama.

Menanggapi hal ini, Andrea Williams, Direktur Christian Legal Center (CLC), mengatakan bahwa ketentuan tersebut hanya ditujukan bagi karyawan Kristiani, tidak bagi mereka yang non-Kristiani.

“Staf rumah sakit yang beragama islam diizinkan untuk memakai jilbab dan juga mereka diizinkan untuk menutupi bagian bawah lengan mereka, tetapi Shirley Chaplin tidak boleh mengenakan kalung salibnya ketika bertugas,” ujar Williams.

Ia menambahkan bahwa CLC akan terus berjuang untuk hak Chaplin mengenakan salib. Kelompok ini menyatakan telah menangani langsung kasus Chaplin.

Di tempat yang berbeda, Hargey mengatakan insiden ini menyoroti fakta bahwa agama Kristen adalah agama tradisional di Inggris dan harus dilindungi.

“Saya harapkan para pemimpin gereja, apakah itu uskup agung atau pastor, untuk berbicara lebih tegas tentang kenyataan iman dan agama mereka secara keseluruhan yang sedang dilanda masalah,” kata Hargey.

Ia bahkan merasa umat Muslim di Inggris harus menghormati bahwa Kekristenan adalah iman bersejarah di Inggris dan tidak mencoba untuk mengubahnya.

“Kita seharusnya tidak mencoba untuk memaksakan sistem nilai-nilai kita di negeri warisan Kristen ini,” tambah Hargey. “Saya sendiri sebagai seorang Imam dari jemaat Islam mempercayai bahwa hukum Syariah tidak harus diterapkan disini.”

Walaupun dirinya adalah seorang pemimpin muslim, Hargey merasa harus membela kekristenan. Ia menyatakan tidak seharusnya ada umat Kristiani dikeluarkan dari tempat kerja mereka hanya karena ia menjalankan iman mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Source : cbn.com

Filipina pada bulan Mei ini akan mengadakan pemilihan nasional presiden dan wakil presiden. Masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden beserta tim sukses mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar memperoleh suara terbanyak ketika hari pemungutan suara. Namun, dalam suasana penuh persaingan, beberapa hari yang lalu pemimpin-pemimpin gereja setempat membuat acara reli doa.

Kegiatan tersebut cukup berbeda dari tahun sebelumnya karena selain berdoa bagi bangsa dan negara, pada malam itu juga diadakan forum tanya jawab dengan tujuh calon presiden Filipina. Uniknya, pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan pada peserta reli doa bukanlah seputar politik, tetapi pengalaman hidup para calon presiden.

Selama acara berlangsung, diadakan pula jajak pendapat mengenai siapakah yang pantas menjadi Presiden Filipina kelak. Hasilnya, Benigno Aquino III, putra dari Presiden Filipina Cory Aquino dan mendiang suaminya Benigno Ninoy aquino berada di posisi paling teratas pada poling malam itu.

Aquino yang hadir dengan setelan jas hitam dan dasi berwarna kuning mengatakan di depan para peserta reli doa bahwa iman orang tuanya kepada Allah membawa keluarganya dapat melalui berbagai kemalangan, dan iman yang sama itu juga yang memotivasi dirinya untuk maju mengikuti pemilihan presiden 2010.

Pemilihan pada bulan ini adalah penting untuk Filipina, karena negara yang sempat dijajah Spanyol tersebut sedang mengalami krisis politik dan ekonomi yang sangat parah.

Umat Kristiani disana berharap bahwa Allah akan menjawab doa-doa mereka dan campur tangan di negara mereka.

Tidak hanya Filipina, Indonesia di tahun ini mengadakan pemilihan kepala pemerintahan, tetapi bukan presiden melainkan Gubernur-Wakil Gubernur dan Bupati-Wakil Bupati. Mari kita sebagai umat Kristiani berdoa agar pemilihan kepala daerah (pilkada) di tiap provinsi maupun kabupaten dapat berjalan dengan baik, aman, dan jujur. Tidak hanya itu, mari kita juga berpartisipasi memberikan suara jika provinsi atau kota dimana kita berada mengadakan pilkada. Ini adalah bukti bahwa kita mengasihi daerah dimana kita  saat ini berada.

Source : cbn.com