Archive for the ‘Olahraga/Football’ Category

Pelatih Inter Milan Jose Mourinho menyatakan, ia pasti akan melatih Real Madrid cepat atau lambat. Namun, Mourinho menolak dugaan media Italia yang menyebutnya sudah merintis jalan ke Santiago Bernabeu.

Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik dunia saat ini. Sejak periode 2002-2010, ia melatih tiga klub, yaitu FC Porto, Chelsea, serta Inter, dan membawa mereka menjuarai liga.

Bersama Inter, ia berpeluang memberikan treble. Setelah menjuarai Piala Italia, Inter masih mungkin meraih scudetto dan trofi Liga Champions.

Madrid pun disebut media Spanyol berniat memboyong Mourinho akhir musim ini. Di sisi lain, media Italia yakin, meski memiliki kontrak sampai 2012, Mourinho bakal meninggalkan Inter akhir musim ini.

“Apa yang (media) katakan bahwa saya menempatkan satu kaki di Milan dan satu kaki di Madrid salah. Namun, cepat atau lambat, saya akan melatih Real Madrid,” ungkap Mourinho.

“Saya melatih tim besar di Inggris (Chelsea) dan tim besar di Italia. Kemudian, saya akan melatih tim besar di Spanyol. Saya telah memenangi segalanya di tiga negara dan saya tak membutuhkan apa-apa,” ujarnya.

source : kompas

Advertisements

Media-media Italia memberitakan Inter Milan akan mengejar pelatih tim nasional Inggris, Fabio Capello, seandainya Jose Mourinho jadi hengkang akhir musim ini.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Mourinho sudah gerah dengan Liga Serie A, terutama karena kerap terlibat konflik dan perdebatan dengan sejumlah tokoh dan klub Serie A. Meski sukses membawa timnya melangkah ke final Liga Champions, Mourinho tak lantas mendapat sambutan hangat dari publik sepak bola Italia.

Selain itu, dalam beberapa kesempatan, Mourinho mengutarakan keinginannya untuk menaklukkan tiga liga besar di Eropa, yakni Italia, Inggris, dan Spanyol. Mengingat dua nama awal sudah ia jinakkan, berarti tinggal Liga Divisi Primera Spanyol yang belum ia taklukkan. Real Madrid adalah klub yang diyakini media Italia dan Spanyol bakal menjadi pelabuhan Mourinho selanjutnya.

Jika ini terjadi, Presiden Inter Massimo Moratti langsung memasang ancang-ancang untuk menarik Capello. Lima tahun lalu, Capello pernah mengatakan bahwa Moratti ingin menarik dirinya setelah skandal calciopoli terkuak. Namun, ketika itu Capello menolaknya dan ia lebih memilih bergabung dengan “Los Galacticos”.

La Stampa percaya Moratti akan coba melakukan pendekatan lagi setelah Piala Dunia berakhir. Gaji Capello sendiri hanya 8,2 juta euro setahun (sekitar Rp 95 miliar), bandingkan dengan gaji Mourinho yang mencapai 12 juta euro setahun (sekitar Rp 140 miliar). Dari segi finansial, tentu kerja sama dengan Capello akan lebih menguntungkan Inter.

MUENCHEN, Winger Tim Nasional (Timnas) Perancis, Franck Ribery, memjui Zinedine Zidane sebagai pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki negaranya. Zidane, katanya, seperti tukang sulap karena bisa melakukan apa pun dengan bola di kakinya.

Ribery sempat bermain bersama Zidane di Piala Dunia 2006 lalu. Ketika itu, berkat kegemilangan Zidane, Perancis yang sebelumnya bermain buruk di babak kualifikasi, sukses melenggang hingga partai puncak. Ribery pun sangat kagum akan bakat seniornya tersebut.

“(Pemain terbaik Perancis sepanjang masa) sudah pasti Zinedine Zidane. Dia bukan hanya pemain hebat, tapi juga seorang pribadi yang baik. Dia adalah pemain yang memiliki kepercayaan kepada rekan-rekan setimnya dan dia selalu berbicara banyak hal kepada semua pemain,” kata Ribery dalam wawancara eksklusif dengan Fifa.com.

“Ketika memiliki bola, dia seperti pesulap. Dia bisa melakukan hal-hal yang mengagumkan,” lanjutnya.

Masyarakat Perancis menilai Ribery sebagai penerus Zidane di skuad “Les Bleus”. Mantan pemain Olympique Marseille itu pun tersanjung dengan pujian tersebut.

“Aku tidak tahu apakah aku layak sebagai penggantinya. Namun, jika semua orang berpikiran seperti itu, aku sangat bangga dan benar-benar tersanjung. Zizou adalah pemain hebat dan pribadi yang mengagumkan. Aku akan mengeluarkan semua kemampuan terbaikku di lapangan dan berusaha ramah kepada semua orang,” lanjut pemain Bayern Muenchen tersebut. (FIFA)

Jose Mourinho mengaku sangat tersanjung dan semakin mencintai Inter Milan setelah sekitar 5.000 Interisti menyambutnya dan para pemain pulang dari Barcelona. Namun, dia tetap tak bisa mencintai sepak bola Italia.

Mourinho dipuji publik Italia karena mampu membawa Inter Milan ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 38 tahun terakhir. Mereka hanya kalah 0-1 di kandang Barcelona dalam leg kedua semifinal Liga Champions, tetapi unggul agregat 3-2. Sekitar 5.000 suporter menyambut Mourinho dan para pemain Inter di Bandara Malpensa, Kamis (29/4/2010).

“Saya kira saya sudah mencapai emosi yang tinggi bersama suporter Chelsea. Namun, ternyata suporter Inter Milan lebih baik. Saya mencintai Inter dan suporternya, tetapi tidak untuk sepak bola Italia. Saya tetap menghormati sepak bola Italia, tetapi tak bisa mencintainya,” kata Mourinho.

Inter akan menghadapi Bayern Muenchen pada partai final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, 22 Mei nanti. Menurut Mourinho, ini momen terindah dalam kariernya.

“Rasanya lebih baik daripada kemenangan pertama saya, lebih baik dari Liga Champions yang pernah saya menangkan bersama FC Porto,” aku Mourinho.

Demikian dikatakan oleh Presiden Inter Milan Massimo Moratti setelah Jose Mourinho berhasil membawa Inter Milan ke final Liga Champions. Meskipun dalam laga tadi malam Rabu(29/4), Inter kalah 0-1 dari Barcelona namun Inter tetap melaju ke final karena agregat kemenangan 3-2 dengan keunggulan kemenangan pada leg pertama yaitu 3-1.

Tidak berlebihan apa yang dikatakan oleh Moratti karena bersama Mourinho, Inter bisa mencicipi kembali final pertama setelah 38 tahun melempem di Eropa. Inter terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 1965. Setelah itu, mereka selalu gagal menjadi yang terbaik di Eropa. Penampilan “La Beneamata” di partai final pun terakhir kali terjadi pada 38 tahun silam, tapi kalah 0-2 di tangan Ajax. Bagi Mourinho sendiri, ini merupakan final keduanya karena sebelumnya, ia pernah mengantar FC Porto menjadi juara pada 2004. Namun, kemenangan kali ini jelas lebih manis dibanding kenangan enam tahun silam.

Jose Mourinho tampil sebagai sosok yang kontroversial dengan pernyataan-pernyataan yang menunjukan kearoganannya. Dia dikecam oleh para lawannya namun disayangi oleh para pemain yang dilatihnya. Dibalik  sikap arogannya itu ternyata Mourinho yang sangat menyayangi keluarganya. Bagi Mourinho, “most important thing is my family and being a good father.” Keluarganya adalah pusat kehidupannya. Saat ini dia tinggal bersama istrinya, Tami, yang dinikahi pada tahun 1989 dan dua orang anaknya, Matilde dan Jose Jr. Selain itu Mourinho juga terlibat dalam berbagai kegiatan amal termasuk pada saat dia melelang jaket keberuntungannya untuk membantu korban bencana  Tsunami.

Source : kompas.com

Gelandang Anderson Deco memastikan akan mundur dari Chelsea akhir musim ini. Deco akan kembali ke Brasil untuk menjalankan sekolah sepak bola.

Rencana Deco itu ia ungkapkan dalam wawancara dengan Times edisi Minggu (25/4/2010). Pemain asal Brasil, tetapi membela timnas Portugal, itu menilai bahwa kariernya akan segera tamat. Di usianya yang ke-32, ia sudah merasa cukup di sepak bola dan kini ia akan fokus membangun sekolah yang ia dirikan sejak tiga tahun silam.

“Dalam sepak bola, Anda harus meraih sesuatu ketika masih muda, bertahan selama mungkin, dan mengakhirnya,” kata pemain dengan nama lengkap Anderson Luis de Souza itu.

“Akan menjadi aneh meninggalkan Chelsea, tetapi dalam sepak bola hal ini selalu terjadi. Rekanku, Mike, seorang dokter di Brasil, bilang kepadaku bahwa suatu hari aku akan menjadi eks pemain bola, tetapi dia tidak akan pernah jadi mantan dokter,” tambahnya.

Ada alasan kuat mengapa Deco ingin sekali kembali ke kampung halamannya di Sao Bernardo do Campo. Secara jujur, ia mengakui bahwa hidup di Brasil tidaklah mudah. Ia ingin membantu rakyat miskin dengan memberikan pilihan hidup sebagai pesepak bola profesional, jalan menuju kehidupan materiil yang lebih baik.

“Banyak orang di Brasil tidak punya kesempatan untuk membuat yang terbaik dalam hidupnya. Bagi mereka, tidak ada uang tidak ada harapan. Itulah saat di mana hidup menjadi sulit,” ungkapnya.

Sekolah yang didirikan Deco setiap hari diikuti oleh 300 anak yang bercita-cita menjadi generasi Pele selanjutnya. Sebagian di antara mereka adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kepada merekalah Deco ingin mengabdikan diri seusai gantung sepatu.

“Memberi mereka harapan dan kepercayaan adalah impianku. Ketika Anda melihat wajah anak-anak ini dan melihat betapa bahagianya mereka, Anda akan melihat bahwa apa yang Anda lakukan merupakan hal yang tak bisa dibeli dengan uang karena anak-anak lemah dan berisiko tenggelam dalam alkohol, narkoba, dan kekerasan jika ditinggalkan tanpa bantuan,” jelasnya.

Sekolah milik Deco itu dibangun di atas tanah milik keluarganya. Orangtua dan saudara-saudaranya masih tinggal di sana.

David Beckham, Cristiano Ronaldo, dan Kaka memimpin daftar pesepak bola terkaya di dunia versi majalah Forbes.

Dalam majalah terbitan Kamis (22/4/2010) itu, nama Beckham berada di posisi teratas daftar pemain terkaya dengan pendapatan 30 juta euro atau Rp 360 miliar per tahun. Meski tak mendapat bayaran tinggi dari klub, gelandang yang dipinjamkan ke AC Milan itu memiliki pendapatan besar dari kontrak iklan, antara lain dengan Adidas Giorgio Armani dan Motorola.

Nama Ronaldo sebagai pemain termahal di dunia menempati urutan kedua pemain terkaya dengan pendapatan 22,5 juta euro (Rp 270 miliar) pada 2009. Winger Portugal itu setidaknya menerima 11,6 juta euro (Rp 139 miliar) di musim pertamanya bersama Real Madrid. Jumlah ini akan naik 25 persen selama lima tahun kontraknya di masa datang. Selain gaji tinggi, pemain 25 tahun ini juga terikat kontrak mahal dengan Nike, Coca-Cola, dan Armani.

Rekan satu tim Ronaldo di Madrid, Kaka, 28, diperkirakan mengantungi harta 18,7 juta euro (Rp 225 miliar) setahun. Pemain Brasil ini berada di urutan ketiga daftar pemain bola terkaya sejagat.

Selain ketiga nama itu, sejumlah pemain ikut masuk dalam 10 besar pemain terkaya versi Forbes. Mereka adalah Ronaldinho (AC Milan), Thierry Henry (Barcelona), Lionel Messi (Barcelona), Frank Lampard (Chelsea), John Terry (Chelsea), Zlatan Ibrahimovic (Barcelona), Steven Gerrard (Liverpool), dan Wayne Rooney (Manchester United).