Archive for the ‘Finance’ Category

Bijak Menggunakan Waktu Anda

Posted: 23 June 2010 in Finance
Tags: ,
main_img

Jika Anda ditanya, “Bagaimana Anda mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda?” Maka jawabannya ada banyak hal. Namun sebenarnya, jawabannya sederhana, yaitu dengan menukarkan waktu Anda untuk uang. Apapun pekerjaan Anda, Anda memberikan waktu Anda untuk bekerja sehingga mendapatkan imbalan uang.

Bagaimana Anda menggunakan waktu Anda akan menentukan seberapa banyak uang yang Anda terima. Bekerja adalah bagian dari kehidupan, dan adalah sesuatu yang wajar – asalkan jangan gila kerja sehingga mengabaikan orang-orang yang dikasihinya.

Namun banyak orang seringkali begitu mengejar karir demi mendapatkan penghasilan yang lebih besar hingga melupakan atau mengabaikan berbagai hal dalam hidupnya. Keluarga, sahabat, teman, bahkan Tuhan diabaikannya. Waktunya dihabiskan hanya untuk bekerja, bekarja dan bekerja.

Tahukah Anda apa yang Alkitab tuliskan tentang seorang yang menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja dan mengejar uang? Dalam sebuah perumpamaan tentang orang kaya yang ingin membangun lumbungnya lebih besar lagi, dan menimbun kekayaan, Tuhan Yesus menyatakan seperti ini:

“tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?”

Dalam keberhasilan Anda meniti karir ada hal penting yang harus diperhatikan, yaitu menyeimbangkan penggunaan waktu Anda untuk membangun hubungan dengan Tuhan dan juga sesama manusia.

Modal terbesar yang Tuhan berikan kepada semua manusia, baik mereka yang percaya kepada-Nya maupun tidak adalah waktu selama 24 jam sehari. Semua orang mendapatkan jatah yang sama, tidak ada yang mendapat kurang ataupun lebih. Cara Anda menggunakannya, menentukan bagaimana Anda akan menikmati kehidupan ini.
Sebuah peringatan Tuhan Yesus berikan dalam menggunakan waktu dan kekayaan, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” (Lukas 12:15).

Dare To Succeed

Posted: 22 June 2010 in Finance
Tags: , ,
detail_img

In every success story, you find someone who has made a courageous decision. ~ Peter F. Drucker

“Banyak orang yang sering berkata pada saya, ‘Ngga salah nih, tampang kayak kamu punya sekolah?’  Terhadap sindiran semacam itu saya cuma bisa tersenyum, lebih baik dikira tidak punya sekolah tapi punya daripada sebaliknya,” kata Sandy Triyasa, seorang anak muda di Bandung yang kini dikenal sebagai wirausaha dalam bidang pendidikan.

Kids Talent International Pre-School and Kindergarten yang didirikannya bersama istri dan seorang investor sekitar lima tahun silam itu kini bertumbuh pesat. Dari murid yang bisa dihitung dengan jumlah jari sebelah tangan pada awal berdiri, kini Kids Talent telah menjadi sarana belajar bagi lebih dari seratus siswa. Jumlah guru pun telah mencapai lebih dari dua puluh.

Semua ini tentu bukanlah sebuah kebetulan. Apalagi masa lalu Sandy sendiri yang terbilang kurang baik. “Saya dulu hobi tawuran bahkan sempat ditahan aparat segala. Salah satu prestasi saya adalah jumlah skorsing terbanyak saat sekolah,” ujarnya sambil tertawa lebar. Tidak heran, teman-temannya di masa lalu betul-betul heran dengan perubahan perilaku dan perubahan hidup Sandy.

Tidak ada yang yang sia-sia dalam hidup ini. Perubahan hidup yang ditandai dengan mengambil sepenuhnya tanggung jawab atas masa depan adalah salah satu tonggak terpenting, termasuk dalam hidup Sandy. Setelah mengalami kegelisahan atas hidup dan masa depannya, Sandy kemudian bertobat, menjadi aktivis sebuah gereja di Bandung dan masuk sekolah teologi.

Setelah lulus dari sekolah teologi, ia sempat menjadi pekerja full timer pada gerejanya. Namun di tengah jalan, ia merasa bahwa panggilan hidupnya adalah berkarya dalam bidang pendidikan. Sekitar tahun 2005, pada suatu malam, ia mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada saya mengenai kegalauannya akan masa depan. Saya ingat betul saat itu saya sedang berada di Yogyakarta untuk acara peluncuran buku.

Saya kemudian menelpon dia dan bertanya apa yang terjadi. Ia pun mulai menceritakan visi hidupnya, terutama soal impian untuk membangun sebuah sekolah umum berlandaskan nilai-nilai luhur. “Kebodohan, kemiskinan dan pengangguran adalah tiga hal yang perlu dicarikan solusinya di negeri ini. Saya merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi,” katanya. Bukan kebetulan pada saat itu, sang pacar yang kini telah dinikahinya tengah menempuh studi S2 dalam bidang psikologi anak.

Hidup harus bermanfaat, itu prinsip terpenting. Dan menjadi bermanfaat tidak harus selalu dengan berkarya di dalam lembaga keagamaan seperti gereja. Atas dasar itulah saya kemudian menyarankan agar ia benar-benar mengikuti kata hatinya. “Jangan lupa untuk mendoakan juga impianmu itu,” kata saya. Akhirnya Sandy mengambil keputusan yang berani untuk mewujudkan impiannya itu.

Tahun berlalu, saya ikut bangga akan prestasi dan kebermaknaan hidup yang telah diraih Sandy. Tidak hanya itu, kini, ia juga telah menulis tiga buah buku motivasi. Di tengah kesibukannya Sandy juga masih sempat melakukan berbagai pelayanan gereja dan sejumlah kegiatan non-profit, termasuk menjadi President House of Talent (HOT) Ministry, sebuah lembaga pelatihan soft skill non-profit (www.hotministry.org).

7 KEBERANIAN UNTUK MERAIH KESUKSESAN

Apa yang dialami Sandy juga bisa terjadi dalam hidup Anda dan saya. Persoalannya, apakah kita cukup berani untuk menjadi pribadi yang sukses dalam hidup ini? Menurut pengalaman dan apa yang saya pelajari, diperlukan sejumlah keberanian agar seseorang bisa berhasil dalam hidup ini. Mari kita bahas satu per satu.

1. Dare to dream.

Bagaimana kita bisa mewujudkan masa depan yang gilang-gemilang sementara kita sendiri tidak tahu seperti apa masa depan yang gilang gemilang itu? Berani menyusun gambaran atas masa depan atau visi adalah wujud nyata seseorang dalam mengambil tanggung jawab atas perubahan hidup dan masa depannya. Visi bukanlah impian kosong atau khayalan semata. Visi adalah gambaran masa depan yang jelas, sering dipikirkan, diucapkan dan membangkitkan semangat untuk diraih. Bagaimana agar sebuah impian bisa menimbulkan semangat? Cobalah melihat manfaat-manfaat positif yang akan kita peroleh jika impian kita menjadi kenyataan. Manfaat tersebut tidak hanya untuk kita secara pribadi tapi juga orang-orang di sekitar kita, terutama orang-orang yang kita kasihi.

2. Dare to try.

Berani bermimpi adalah satu hal. Berani mewujudkan impian adalah hal lain lagi. Diperlukan keberanian untuk membuat impian menjadi kenyataan. Kata kuncinya adalah action. Memang semua tindakan belum tentu membuahkan hasil namun tidak ada tindakan sama sekali adalah jaminan tidak ada hasil. Tindakan-tindakan yang dilakukan tentulah harus berdasarkan pada perencanaan. Jika seseorang serius dengan impiannya, biasanya sebelum tidur di malam hari atau setiap bangun pagi, ia akan mengambil cukup waktu untuk merencanakan apa yang akan dilakukannya hari itu agar ia semakin dekat dengan impiannya, setelah itu ia mendisiplinkan dirinya untuk melakukan apa yang telah direncanakannya itu.

3. Dare to be different.

Saya pernah menonton sebuah klip yang sangat inspiratif tentang seorang gadis tuli yang sedari kecil bermimpi menjadi pemain biola. “Ibarat bebek yang ingin terbang, demikian juga gadis tuli yang ingin belajar main biola. Apakah kamu sudah gila?”, “Kenapa tidak mencoba yang lain saja?”, “Kamu hanya membuang-buang waktu saja!” demikian cemoohan yang kerap diterima sang gadis ini. Suatu ketika, penuh linangan air mata, ia berbicara dengan bahasa isyarat kepada guru biolanya, “Mengapa saya begitu berbeda dengan anak-anak lainnya?” Sang guru hanya menjawab, “Mengapa kamu harus sama dengan anak-anak lainnya?”. Nasihat inilah yang membuatnya terus berusaha dan berhasil menjadi pemain biola. Ingatlah, bahwa kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang dalam hidup ini. Setiap manusia diciptakan unik dan justru keunikan itulah yang menjadi nilai tambah bagi seorang anak manusia.

4. Dare to fail.

John C. Maxwell dalam bukunya Failing Forward menegaskan, perbedaan antara orang rata-rata dan orang-orang yang berprestasi adalah persepsi mereka dan respon mereka atas kegagalan (the difference between average and achieving people is their perception of and response to failure). Ya, ada orang yang melihat kegagalan sebagai batu sandungan namun ada yang melihatnya sebagai batu loncatan. Orang sukses lebih banyak menemui kegagalan daripada orang gagal dan orang rata-rata karena mereka lebih banyak mencoba. Dengan kata lain, semakin banyak mencoba semakin banyak peluang untuk gagal dan juga semakin banyak peluang untuk berhasil. Yang terpenting ketika menemui kegagalan, jangan hanya berpangku tangan, menyalahkan orang lain (dan situasi) apalagi menyerah. Lakukan evaluasi secara serius. Bisa sendiri atau bersama orang yang lebih tahu dan lebih berpengalaman (misalnya mentor) lalu susun strategi ke depannya dan bangkit lagi!

5. Dare to learn.

Seorang pemenang tidak boleh berhenti belajar. Dunia terus berubah. Kompetisi semakin ketat. Standar keunggulan senantiasa berubah secara cepat dari waktu ke waktu. Kemampuan untuk beradaptasi dan belajar secara cepat akan sangat menentukan keberhasilan dalam hidup. Persoalannya, ada orang yang belajar hanya sekadar ingin tahu (learning to know). Nah, orang-orang semacam ini biasanya tidak akan mengalami perubahan hidup, kecuali pengetahuannya bertambah. Namun ada juga orang yang belajar untuk melakukan dan belajar untuk berubah ke arah lebih baik (learning to do and to change). Kelompok terakhir inilah yang biasanya menjadi pemenang dalam kehidupan.

6. Dare to pray.

Manusia boleh berusaha sekuat tenaga, namun Tuhanlah yang menentukan. Sebagai orang beriman kita percaya bahwa ada Kekuatan Maha Dashyat yang mengatur alam semesta dan isinya. Menjadi orang yang optimis adalah kunci penting ketika kita sedang memperjuangkan sesuatu. Rasa optimisme itu biasanya akan meningkat jika perjuangan kita disertai juga dengan doa yang tekun. Secara pribadi, saya sangat yakin, bahwa jika sesuatu yang kita perjuangkan itu memang direstui-Nya, cepat atau lambat kita pasti dapat meraihnya. Namun jika bukan kehendak-Nya, tidak banyak gunanya jika kita ngotot dan memaksakan diri. Berusahalah semaksimal mungkin lalu berserah adalah hal terbaik yang mungkin dapat dilakukan seorang anak manusia dalam hidupnya.

7. Dare to give.

Seorang sahabat pernah berkata, “Tangan yang terkepal tidak bisa memberi. Namun tangan yang terkepal juga tidak bisa menerima.” Ya, apalah artinya hidup ini jika semua yang kita dapatkan semata-mata hanya untuk memuaskan hawa nafsu kita sendiri? Kebermaknaan hidup adalah impian semua orang, terutama bagi mereka yang berangkali berada di ujung kehidupan. Dalam suatu titik kehidupan, ketika seseorang menengok ke belakang ia akan mendapatkan jauh lebih banyak kepuasan dan kebahagiaan dari apa yang telah diberikannya bagi sesama daripada apa yang diambilnya atau diraihnya dalam hidup ini. Itulah sebabnya kebermaknaan hidup sangat erat kaitannya dengan membuat hidup bermanfaat bagi sesama, bahkan bagi alam ini.

main_img

Cara menegosiasikan kenaikan gaji, jarang diajarkan secara formal. Bahkan buku yang mengulas hal ini secara khusus pun jarang di temui. Pada hal siapa sih yang tidak ingin menikmati kenaikan gaji? Hampir semua orang yang bekerja sebagai karyawan pasti senang mendapatkannya. Tapi jika tidak tahu caranya, bisa-bisa bukan naik gaji yang di dapat tapi malah terdepak.

Menegosiasikan gaji haruslah dengan pendekatan yang konstruktif, apa lagi jika posisi Anda tidak cukup kuat untuk membuat sebuah ancaman. Dengan pendekatan positif, Anda pun membangun brand image bahwa Anda adalah orang yang dewasa dan matang secara emosional.

Tidak ada cara standar dalam meminta kenaikan gaji. Hal ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda latih sedemikian rupa, karena Anda harus bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi.

Mengetahui gaji rata-rata jabatan Anda saat ini di pasaran bisa menjadi pertimbangan baik bagi Anda sendiri maupun majikan atau bos Anda. Hindari argumentasi yang berpusat pada emosi atau pendapat pribadi Anda.

Anda harus mengetahui perbedaan nilai peran yang Anda lakukan dan nilai anda sebagai individu. Keduanya tidak sama. Sekalipun Anda memaksa sekeras apapun jika atasan Anda hanya menilai Anda sebatas peran Anda, maka Anda akan kecewa. Namun nilai Anda sebagai individu, tidaklah dibatasi. Anda bisa meningkatkan nilai Anda sebagai individu, tetapi jika posisi Anda tidak memungkinkan maka tingkat penerimaan Anda tidak dibatasi. Sebagai contoh, seorang sarjana yang bekerja sebagai tukang sapu. Gaji yang pantas diterimanya gaji standar seorang sarjana atau tukang sapu? Tentu tukang sapu bukan.

Selanjutnya, sebelum Anda meminta kenaikan gaji Anda harus bisa memperlihatkan kontribusi apa saja yang telah Anda buat bagi perusahaan. Bagaimana kinerja Anda? Apakah anda juga bersedia menerima tanggung jawab diluar pekerjaan utama Anda? Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi pemimpin Anda untuk memberikan kenaikan gaji.

Identifikasikan peluang tambahan, bukan hanya yang menguntungkan Anda tapi juga menguntungkan perusahaan. Mungkin Anda bisa menawarkan bahwa Anda akan menerima tanggung jawab tambahan dengan senang hati jika di depan nanti Anda mendapatkan kenaikan gaji.

Hal terakhir yang bisa Anda lakukan, namun sangat tidak disarankan adalah mempertimbakan kembali posisi Anda saat ini. Dalam bahasa kasarnya, Anda mengancam untuk mengundurkan diri. Jika Anda tidak memiliki persiapan pekerjaan di tempat lain atau rencana yang lain hal ini sangat berbahaya. Jika posisi Anda sangat dibutuhkan atau perusahaan Anda sangat sulit mencari orang lain yang dapat menggantikan Anda serta Anda sangat percaya diri, silahkan lakukan. Tapi ingat, bahwa ini adalah jurus terakhir Anda.

Source : Business Ball

Berhenti Merokok, Membuat Kaya

Posted: 15 June 2010 in Finance
Tags: ,
main_img

Kebanyakan penduduk Indonesia mengkonsumsi rokok setiap harinya. Ada yang perokok berat ada pula yang ringan. Walaupun mereka sudah mengerti bahwa merokok itu tidak menyehatkan dan tidak sedikit orang yang meninggal karena merokok, tapi sepertinya mereka tidak bisa melepaskan diri dari rokok tersebut.

Mereka mungkin berpikir bahwa itulah kenikmatan hidup, walaupun akhirnya memakan nyawa dan kesehatan mereka sendiri. Malah ada yang tidak bisa berpikir dan bekerja selama dia belum merokok.

Tapi, pernahkah Anda berpikir mengenai dampak ekonomis jika Anda berhenti merokok? Bagaimana hidup Anda bisa berubah hanya karena kebiasaan jelek yang satu ini dapat Anda hentikan? Mungkin bukan Anda yang merokok, mungkin teman Anda. Ada baiknya Anda juga membagikan keuntungan yang didapat jika berhenti merokok.

Misalkan saja Anda menghabiskan Rp 3500 perhari untuk membeli sebungkus rokok kretek filter lokal. Ini berarti dalam sebulan Anda membelanjakan Rp 105 ribu untuk rokok. Dalam setahun pengeluaran Anda untuk rokok mencapai Rp 1.260.000. Misalkan saja Anda mulai merokok pada umur 30 tahun dan Anda merokok terus sampai berumur 50 tahun, maka Anda menghisap rokok selama 20 tahun. Bila dihitung, pengeluaran Anda untuk rokok selama 20 tahun adalah Rp 25.200.000. Semakin lama Anda merokok, semakin besar angka yang tertera. Itupun dengan asumsi bahwa harga rokok selalu konstan dan tidak pernah naik.

Kalau setiap tahun harga rokok naik sebesar 10 persen saja, maka dalam 20 tahun bila dihitung maka jumlah yang Anda belanjakan untuk rokok bisa mencapai lebih dari Rp 72 juta.

Apa yang terjadi bila Anda berhenti merokok dan menabungkan saja uang jatah rokok tersebut? Kalau misalnya Anda menginvestasikan Rp 105 ribu per bulan tadi ke tabungan yang memberikan 10 persen per tahun, maka setelah 20 tahun (240 bulan), saldo tabungan Anda akan lebih dari Rp 80 juta!

Pada saat ini sudah ada beberapa produk investasi yang bisa memberikan hasil sekitar 15 persen per tahun. Jika Anda menggunakan produk dengan bunga 15 persen per tahun, maka uang Anda akan mencapai Rp 159 juta lebih. Bayangkan berapa saldo uang yang Anda miliki nanti, yang mungkin bisa Anda wariskan ke anak cucu.

Itu keuntungan pertama. Keuntungan selanjutnya adalah biaya pengobatan yang harus Anda keluarkan. Rokok bisa menyebabkan Anda terkena radang paru-paru, yang biasanya baru akan terasa saat Anda memasuki usia 50-60 tahun. Ongkos inap yang harus Anda keluarkan minimal 200 ribu / hari. Biaya obat dan biaya dokter pun terbilang mahal karena penyakit radang paru-paru adalah penyakit kritis yang bisa menyebabkan kematian.

Bila memang demikian, kenapa Anda tidak memutuskan untuk berhenti merokok dan menginvestasikan uang tersebut secara rutin? Hidup tanpa rokok akan membuat umur Anda lebih panjang sehingga Anda dapat menikmati kebersamaan dengan keluarga Anda lebih lama lagi.

Terkadang untuk mengambil keputusan yang menguntungkan, ada pengorbanan yang harus Anda lakukan. Dalam hal ini adalah kenikmatan Anda merokok. Tapi apa yang akan Anda dapatkan jauh daripada itu. Anda akan kaya baik secara keuangan maupun kesehatan.

Source : semuabisnis/lh3

main_img

Anda dapat memilih dengan siapa Anda berkawan, namun Anda tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi rekan kerja Anda. Begitu Anda masuk dalam sebuah kantor baru, maka Anda akan menghabiskan waktu delapan jam atau lebih dalam sehari dengan orang yang kadang tidak cocok dengan Anda. Jadi, bagaimana Anda bisa membuat suasana kerja tetap menyenangkan, damai dan saling peduli satu sama lain?

Anda bisa melakukan hal-hal sederhana, seperti membawa sarapan dan berbagi dengan rekan kerja Anda. Beberapa perusahaan memulai setiap rapat dengan tiga menit keheningan untuk menciptakan istirahat secara psikologis diantara kegiatan. Temukan cara-cara untuk membangun hubungan agar lebih menyenangkan.

Tetapi kadang kesulitan yang dialami lebih dalam lagi, bahkan Anda tidak cocok dengan atasan Anda. Bagaimana mengatasinya?

Cobalah lihat dari sisi pandang orang tersebut

Dengan melihat melalui cara pandang atasan Anda, maka Anda dapat berempati terhadap orang tersebut. Mungkin saja di hari itu, orang tersebut sedang mengalami masalah di rumah tangganya, atau dalam perjalanan menuju ke kantor dia mengalami masalah di jalan. Dengan berempati kepada orang lain, maka Anda mengembangkan sikap toleransi terhadap tindakan dan perlakuan orang tersebut.

Merenungkan kebaikan

Setiap orang memiliki sisi baik dan buruknya sendiri. Setiap pagi, ketika memulai hari Anda renungkanlah apa yang baik, apa yang indah dan positif. Perkatakan hal-hal yang positif tentang teman, rekan kerja Anda bahkan bos Anda.

Dengan berpusat kepada kebaikan orang lain, maka Anda akan melihat bahwa segala sesuatu yang ia kerjakan memiliki niat baik di dalamnya. Selain itu, Anda juga mulai mengubah pola pikir dari berpusat pada apa yang baik untuk diri Anda, menjadi apa yang baik bagi sekeliling Anda.

Berdoa bagi rekan kerja Anda

Hampir sebagian waktu produktif kita, dihabiskan di lingkungan kerja. Orang-orang dimana Anda bekerja setiap hari, hampir bahkan mungkin lebih sering berinteraksi dengan Anda dari pada keluarga Anda.

Rekan-rekan kerja dan pemimpin Anda memiliki masalah, rasa tertekan dan deadline masing-masing. Akan sangat berarti bagi mereka, jika Anda mendukung mereka dalam dalam doa. Anda bukan saja menabur dalam hidup mereka, namun juga Anda menumbuhkan kepedulian kepada teman, rekan dan pemimpin Anda.

Apapun pekerjaan Anda hari ini, itu adalah sebuah anugrah dari Tuhan agar Anda bisa berkarya dan memuliakan Dia melalui apa yang Anda hasilkan, bahkan juga melalui cara Anda bekerja dan bergaul di lingkungan kerja. Jadi, mulai hari ini bekerjalah seperti Tuhan adalah bos Anda yang selalu hadir bersama Anda.

Source : Adaptasi dari Oprah.com

main_img

Dalam bisnis yang semakin keras persaingannya ini, setiap para pengusaha diharuskan memiliki sikap berani mengambil resiko. Bila Anda tidak melakukannya maka dipastikan usaha yang Anda sedang bangun akan runtuh dalam hitungan bulan saja.

Dengan mempunyai sikap berani mengambil resiko, tidak hanya mental Anda yang akan dibentuk, pikiran Anda pun akan berubah menjadi semakin tajam. Anda akan menemukan banyak hal kreatif yang tidak akan Anda pikirkan sebelumnya. Oleh karenanya, kali ini penulis mengangkat artikel dengan judul kiat menjadi pengusaha yang berani ambil resiko.

Kiat-kiat yang ditulis ini merupakan buah pemikiran dari Renee Martin yang dicatatnya dalam buku ‘The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success’.

1. Pergilah berburu pasar yang khusus. Identifikasikan dan penuhi kebutuhan pasar yang niche (khusus) yang tidak dijamah para kompetitor. Ciptakanlah kemampuan unggul perusahaan Anda. Perusahaan besar tak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Biasanya, ceruk pasar yang kecil bukanlah target mereka. Ambillah ceruk-ceruk yang terlewatkan tersebut.

2. Cari tren baru dan masuklah. Dunia berputar sangat cepat dan perubahan-perubahan hidup manusia juga mengikutinya. Oleh karenanya, carilah kebutuhan dan keinginan konsumen yang timbul karena berubahnya tren kultural, ekonomi, atau teknologi. Tangkaplah hal tersebut sebagai sinyal kesempatan membuat pasar baru. Jangan tunggu lama-lama, bertindaklah segera !

3. Mulai ! Tidak ada kesuksesan, tanpa sebuah langkah awal. Mungkin kedua langkah diatas telah Anda lakukan, tetapi jika Anda tidak memulai bisnis Anda maka semuanya itu sia-sia.  Mulailah bergerak. Siapkan target jangka pendek dan tenggat waktu yang bisa membantu Anda semakin dekat dengan pembukaan bisnis Anda.

4. Singkirkan nasihat konvensional. Jangan dengarkan omongan orang yang mengatakan, “kamu tak akan berhasil,” atau, “kamu tidak takut rugi melakukan itu” Sesekali melenceng sedikit dari formula dan cara baku yang ada di teks referensi bisnis adalah tindakan yang wajar.

5. Eksploitasi kelemahan kompetitor Anda dan buat hal tersebut menjadi kekuatan Anda. Disinilah para sales Anda memegang peranan. Mereka adalah orang-orang yang mendengar langsung kebutuhan dan komplain dari pelanggan prospektif perusahaan. Karenanya, terimalah setiap masukkan yang diajukan para sales Anda. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan kompetitor. Setelah itu, tugas Anda lah memastikan perusahaan Anda dapat menjawab kelemahan dan kekurangan pesaing Anda.

6. Mengisi ceruk. Pelayanan adalah hal yang cukup penting dalam sebuah perusahaan. Perusahaan Anda akan memiliki banyak pelanggan atau konsumen apabila perusahaan Anda memberikan servis terbaik kepada mereka. Dengan memberikan kepuasan kepada pelanggan atau konsumen maka Anda sedang menunjukkan kepada mereka bahwa perusahaan Anda adalah solusi bagi kebutuhan mereka yang belum terpenuhi oleh perusahaan manapun.

7. Simpan uang dan pastikan Anda mendapat eksposur tanpa terlalu banyak mengeluarkan uang. Bagaimana mungkin Anda bisa menjual barang atau jasa jika tak ada seorang pun yang mengenal produk Anda? Promosi tentu adalah jawaban untuk pertanyaan ini. Anda tidak harus menggunakan iklan untuk membuat orang-orang sadar dan mau menggunakan barang atau jasa Anda. Cara kehumasan (Public Relations) sepertinya lebih tepat untuk mengurangi anggaran perusahaan Anda. PR adalah cara bagaimana membangun citra suatu lembaga atau seseorang dari sudut pandang yang berbeda, menjual tapi tidak sekeras iklan. Cobalah cari cara dan informasi lebih lanjut mengenai hal ini.

8. Percayakan insting. Intuisi adalah aset yang paling berharga untuk menghadapi pasar persaingan, tentunya selain penghitungan yang matang. Saat tekanan sedang meninggi dan bencana mengancam, dan semua orang menyarankan agar Anda bermain aman, amat penting untuk mempercayakan insting Anda untuk mulai bergerak. Bangunlah dan pelajari bagaimana menggunakan kekuatan intuitif Anda.

9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mematahkan semangat. Jangan biarkan keterbatasan orang lain atau keadaan sekitar membawa Anda akhirnya ke tempat yang tak Anda inginkan. Sebagai pengusaha, Anda pasti sudah pernah mengalami momen-momen penuh tekanan. Lawanlah kondisi yang melemahkan percaya diri Anda dengan ketekunan dan ketahanan. Yakinlah dengan ide bisnis Anda dan pegang komitmen untuk melihat usaha Anda maju.

10. Jangan berhenti berinovasi. Puas dengan sebuah keberhasilan adalah lonceng kematian bagi Anda dan perusahaan Anda. Jangan biarkan sikap tersebut tinggal di dalam diri Anda.  Carilah terus cara untuk memperkenalkan produk baru dan bentuk servis yang terbaik untuk pelanggan Anda. Jangan lupa lirik pasar lain yang bisa Anda kembangkan untuk usaha baru Anda. Dengan begini, Anda akan terus menjadi produktif dan jumlah orang yang Anda gaet menjadi pelanggan Anda semakin besar.

Source : Kompas Female

Karir Apa Yang Cocok Untuk Saya?

Posted: 2 June 2010 in Finance
Tags:
main_img

Ketika Anda mengajukan pertanyaan ” karier apa yang cocok untuk saya?” ada beberapa hal yang harus mempertimbangkan:

Kepribadian

Apakah ada kecocokan antara kepribadian Anda dan karir pilihan Anda? Hal ini dapat berdampak signifikan pada apa yang Anda kerjakan. Ada dua aspek utama yang harus dipertimbangkan:

  • Apakah karir yang cocok dengan kepribadian Anda, yaitu berapa banyak Anda bekerja di dalam bidang Anda.
  • Apa yang Anda perlukan saat ini, untuk melenturkan pilihan Anda.

Motivasi

Ini adalah salah satu faktor yang paling penting bagi kepuasan karir jangka panjang. Cari pekerjaan yang memotivasi Anda dan Anda telah menemukan karier yang tepat. Motivasi yang lebih luas mencakup berbagai topik, seperti:

  • Kepentingan Anda
  • Apa yang memberi Anda rasa “pencapaian”
  • Faktor-faktor motivasi bawah sadar.

Keterampilan

Memiliki keahlian yang tepat adalah kunci untuk membuka pintu ke banyak karier. Keterampilan Anda peroleh adalah hasil dari:

  • Kemampuan bawaan atau bakat Anda, dikembangkan oleh:
  • Pelatihan yang Anda terima

Nilai-nilai

Hal ini mungkin mencakup:

  • Gaya hidup yang Anda inginkan
  • Keyakinan Anda, agama atau panduan etika Anda ikuti
  • Jenis organisasi atau orang yang Anda ingin bekerja untuk
  • Produk atau layanan yang ingin Anda berkontribusi terhadap

Kendala

Ini termasuk:

  • Keuangan komitmen atau keterbatasan
  • Lokasi geografis di mana Anda dapat bekerja
  • Keluarga tanggung jawab
  • Cacat fisik atau pembatasan
  • Kualifikasi Anda / pendidikan

Ambisi

Apa tujuan jangka panjang Anda? Hal ini dapat dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • Jika dan ketika kapan Anda ingin memulai sebuah keluarga dan “menetap”
  • Apakah Anda menginginkan satu pekerjaan untuk sisa hidup Anda atau memiliki pilihan untuk mengubah karir
  • Apakah Anda akhirnya ingin mendirikan bisnis Anda sendiri atau menaiki tangga di dalam organisasi besar
  • Kapan Anda ingin pensiun?

Peluang

Memutuskan apa yang ingin Anda lakukan tidak akan berguna kecuali ada kesempatan bagi Anda untuk mengejarnya. Anda dapat menemukan peluang melalui tindakan-tindakan seperti:

  • Menanggapi iklan untuk pekerjaan atau mengikuti pelatihan
  • Melakukan pendekatan kepada organisasi-organisasi tertentu untuk melihat apakah ada
  • Melalui jaringan Anda untuk mendapatkan referensi
  • Menciptakan bisnis sendiri

Source : Teamtechnology.co.uk